Kelas : 1EB02
PEREKONOMIAN INDONESIA
1. Apa yang anda ketahui tentang perekonomian Indonesia?
Jawab : Perekonomian Indonesia merupakan
perekonomian yang dijalankan oleh bangsa indonesia saaat ini sesuai sistem
ekonomi yang sedang berlaku.
2. Jelaskan masalah yang menjadi tantangan perekonomian Indonesia di masa yang akan datang!
2. Jelaskan masalah yang menjadi tantangan perekonomian Indonesia di masa yang akan datang!
Jawab : 1) Penggelembungan Nilai Aset
Kemungkinan terjadinya gelembung nilai aset (asset bubble) dan inflasi, karena kurangnya daya serap ekonomi nasional terhadap masuknya modal asing, termasuk jangka pendek.
2) Terhentinya Arus Modal Masuk
Terhentinya arus modal masuk dan bahkan terjadinya penarikan kembali modal masuk dalam jumlah besar. Kesalahan dalam mengambil kebijakan, keterlambatan mengambil tindakan serta kurang koordinasi antar pembuat kebijakan juga dapat berakibat buruk terhadap stabilitas makro yang sudah terjaga selama ini.
3) Subsidi Energi dan Alokasi yang Kurang Efisien.
Selama ini, subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) masih dinikmati orang mampu (berpenghasilan tinggi). Terkait masalah ini, Ketua Komite Ekonomi Nasional, Chairul Tanjung mengatakan yang wajib mendapatkan subsidi ialah orang miskin, orang mampu sebaiknya tidak dapat subsidi.
4) Risiko Inflasi
Risiko inflasi terutama dipicu komponen makanan, pendidikan, dan ekspektasi inflasi. Inflasi Indonesia yang masih tinggi, menurut Chairul Tanjung, karena selama ini kita hanya mengandalkan kebijakan moneter Bank Indonesia untuk mengelola permintaan. Padahal, selain faktor permintaan, inflasi juga dipengaruhi faktor penawaran atau tersedianya barang dan faktor distribusi yang harus diperhatikan.
5) Infrastruktur yang Kurang Memadai
Chairul menuturkan, tahun ini Indonesia menjual mobil sebanyak 760 ribu. Jika dalam lima tahun ke depan tidak ada penambahan jalan secara signifikan khususnya di Jakarta, akan terjadi kemacetan. Begitu pula, dengan airport dan pelabuhan. "Jika tidak ada perbaikan akan terjadi kemacetan luar biasa, yakni kemacetan ekonmi,” ujar Chairu
6) Kurangnya Daya Saing
Peningkatan daya saing, perbaikan pendidikan, dan pelatihan serta penambahan pasokan tenaga teknik terdidik yang menjadi penghambat bagi perusahaan untuk melakukan ekspansi produk (utamanya yang padat karya), menghambat investasi dan mengurangi penciptaan nilai tambah dan lapangan pekerjaan.
7) Kondisi Politik dan Hukum yang Terjadi
Hingga kini, kinerja DPR dalam menyelesaikan legislasi, pembuatan undang-undang (UU), termasuk UU yang berkaitan dengan upaya mendorong pembangunan ekonomi masih jauh dari harapan
3. Sebutkan 6 indikator pengelolaan utang indonesia membaik versi Indonesia!
Jawab: 1) Utang nominal bertambah tapi PDB naik tajam sehingga rasio utang/PDB turun tajam terutama sejak 2005
2) Tambahan pinjaman luar negeri netto negatif sejak 2005, artinya Indonesia membayar pinjaman luar negeri jauh lebih besar dari penarikan pinjaman baru.
3) Utang yang bertambah (nominalnya) adalah dalam bentuk Surat Berharga Negara (SUN & Sukuk) rupiah yang diterbitkan di dalam negeri agar dapat mengurangi pinjaman luar negeri sekaligus mendorong pengembangan pasar modal.
4) Rezim sebelum Pemerintahan saat ini mengandalkan penjualan aset negara melalui privatisasi dan penjualan aset bank reka
5) Dalam sejarah kredit rating RI, selama rezim sebelum SBY pernah mengalami 'SELECTIVE DEFAULT' 2 kali. Rahmat menjelaskan, artinya perekonomian negara dianggap brengsek dan tidak bisa bayar utang.
6) BPK telah memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian atas bagian anggaran pengelolaan utang.
4. Jelaskan apa yang dimaksud dengan pembangunan berwawasan nusantara!
Jawab: Wawasan adalah pandangan hidup suatu bangsa yang dibentuk oleh kondisi lingkungannya. Pembangunan berwawasan nusantara adalah pembangunan yang berwawasan ruang. Pembangunan berwawasan ruang (ekonomi regonal) tersirat dalam argumentasi Myrdall dan Hirschman, yang mengemukakan sebab-sebab daerah miskin kurang mampu berkembang secepat seperti yang terjadi di daerah yang lebih kaya.
5. Sebutkan manfaat pembangunan infrastruktur dibagian indonesia timur!
Jawab: Pembangunan infrastruktur merupakan salah satu aspek yang terpenting dalam mempercepat proses pembangunan nasional. berikut ini adalah manfaatnya:
a. Membuat masyarakat lebih mudah berkomunikasi dan dapat lebih membuka cakrawala masyarakat.
b. Sebagai salah satu roda penggerak pertumbuhan ekonomi.
c. Memungkinkan pula pertemuan budaya antar masyarakat yang dapat membangun toleransi dan melumerkan sekat budaya antar masyarakat.
d. Mendukung aspek pertahanan dan keamanan.
e. Memfasilitasi arus barang, jasa, dan manusia maupun finansial secara lintas pulau.
6. Sebutkan dan jelaskan tiga faktor berkembangnya sektor industri di Indonesia!
Jawab:1) Modal
Modal digunakan untuk membangun aset, pembelian bahan baku,rekrutmen tenaga kerja, dan lain sebagainya untuk menjalankan kegiatan industri. Modal bisa berasal dari dalam suatu negara serta dari luar negeri yang disebut juga sebagai penanaman modal asing (PMA)
2) Tenaga Kerja
Tenaga kerja dengan jumlah dan standar kualitas yang sesuai dengan kebutuhan suatu perindustrian tentu akan membuat industri tersebut menjadi lancar dan mempu berkembang di masa depan. Jika suatu negara kelebihan tenaga kerja, maka salah satu solusi yang baik adalah mengirim tenaga kerja ke luar negeri menjadi tenaga kerja asing.
3) Bahan Mentah atau Bahan Baku
Bahan baku adalah salah satu unsur penting yang sangat mempengaruhi kegiatan produksi suatu industri. Tanpa bahan baku yang cukup maka proses produksi dapat terhambat dan bahakan terhenti. Untuk itu pasokan bahan mentah yang cukup baik dari dalam maupun luar negeri / impor dapat melancarkan dam mempercepat perkembangan suatu industri.
Kemungkinan terjadinya gelembung nilai aset (asset bubble) dan inflasi, karena kurangnya daya serap ekonomi nasional terhadap masuknya modal asing, termasuk jangka pendek.
2) Terhentinya Arus Modal Masuk
Terhentinya arus modal masuk dan bahkan terjadinya penarikan kembali modal masuk dalam jumlah besar. Kesalahan dalam mengambil kebijakan, keterlambatan mengambil tindakan serta kurang koordinasi antar pembuat kebijakan juga dapat berakibat buruk terhadap stabilitas makro yang sudah terjaga selama ini.
3) Subsidi Energi dan Alokasi yang Kurang Efisien.
Selama ini, subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) masih dinikmati orang mampu (berpenghasilan tinggi). Terkait masalah ini, Ketua Komite Ekonomi Nasional, Chairul Tanjung mengatakan yang wajib mendapatkan subsidi ialah orang miskin, orang mampu sebaiknya tidak dapat subsidi.
4) Risiko Inflasi
Risiko inflasi terutama dipicu komponen makanan, pendidikan, dan ekspektasi inflasi. Inflasi Indonesia yang masih tinggi, menurut Chairul Tanjung, karena selama ini kita hanya mengandalkan kebijakan moneter Bank Indonesia untuk mengelola permintaan. Padahal, selain faktor permintaan, inflasi juga dipengaruhi faktor penawaran atau tersedianya barang dan faktor distribusi yang harus diperhatikan.
5) Infrastruktur yang Kurang Memadai
Chairul menuturkan, tahun ini Indonesia menjual mobil sebanyak 760 ribu. Jika dalam lima tahun ke depan tidak ada penambahan jalan secara signifikan khususnya di Jakarta, akan terjadi kemacetan. Begitu pula, dengan airport dan pelabuhan. "Jika tidak ada perbaikan akan terjadi kemacetan luar biasa, yakni kemacetan ekonmi,” ujar Chairu
6) Kurangnya Daya Saing
Peningkatan daya saing, perbaikan pendidikan, dan pelatihan serta penambahan pasokan tenaga teknik terdidik yang menjadi penghambat bagi perusahaan untuk melakukan ekspansi produk (utamanya yang padat karya), menghambat investasi dan mengurangi penciptaan nilai tambah dan lapangan pekerjaan.
7) Kondisi Politik dan Hukum yang Terjadi
Hingga kini, kinerja DPR dalam menyelesaikan legislasi, pembuatan undang-undang (UU), termasuk UU yang berkaitan dengan upaya mendorong pembangunan ekonomi masih jauh dari harapan
3. Sebutkan 6 indikator pengelolaan utang indonesia membaik versi Indonesia!
Jawab: 1) Utang nominal bertambah tapi PDB naik tajam sehingga rasio utang/PDB turun tajam terutama sejak 2005
2) Tambahan pinjaman luar negeri netto negatif sejak 2005, artinya Indonesia membayar pinjaman luar negeri jauh lebih besar dari penarikan pinjaman baru.
3) Utang yang bertambah (nominalnya) adalah dalam bentuk Surat Berharga Negara (SUN & Sukuk) rupiah yang diterbitkan di dalam negeri agar dapat mengurangi pinjaman luar negeri sekaligus mendorong pengembangan pasar modal.
4) Rezim sebelum Pemerintahan saat ini mengandalkan penjualan aset negara melalui privatisasi dan penjualan aset bank reka
5) Dalam sejarah kredit rating RI, selama rezim sebelum SBY pernah mengalami 'SELECTIVE DEFAULT' 2 kali. Rahmat menjelaskan, artinya perekonomian negara dianggap brengsek dan tidak bisa bayar utang.
6) BPK telah memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian atas bagian anggaran pengelolaan utang.
4. Jelaskan apa yang dimaksud dengan pembangunan berwawasan nusantara!
Jawab: Wawasan adalah pandangan hidup suatu bangsa yang dibentuk oleh kondisi lingkungannya. Pembangunan berwawasan nusantara adalah pembangunan yang berwawasan ruang. Pembangunan berwawasan ruang (ekonomi regonal) tersirat dalam argumentasi Myrdall dan Hirschman, yang mengemukakan sebab-sebab daerah miskin kurang mampu berkembang secepat seperti yang terjadi di daerah yang lebih kaya.
5. Sebutkan manfaat pembangunan infrastruktur dibagian indonesia timur!
Jawab: Pembangunan infrastruktur merupakan salah satu aspek yang terpenting dalam mempercepat proses pembangunan nasional. berikut ini adalah manfaatnya:
a. Membuat masyarakat lebih mudah berkomunikasi dan dapat lebih membuka cakrawala masyarakat.
b. Sebagai salah satu roda penggerak pertumbuhan ekonomi.
c. Memungkinkan pula pertemuan budaya antar masyarakat yang dapat membangun toleransi dan melumerkan sekat budaya antar masyarakat.
d. Mendukung aspek pertahanan dan keamanan.
e. Memfasilitasi arus barang, jasa, dan manusia maupun finansial secara lintas pulau.
6. Sebutkan dan jelaskan tiga faktor berkembangnya sektor industri di Indonesia!
Jawab:1) Modal
Modal digunakan untuk membangun aset, pembelian bahan baku,rekrutmen tenaga kerja, dan lain sebagainya untuk menjalankan kegiatan industri. Modal bisa berasal dari dalam suatu negara serta dari luar negeri yang disebut juga sebagai penanaman modal asing (PMA)
2) Tenaga Kerja
Tenaga kerja dengan jumlah dan standar kualitas yang sesuai dengan kebutuhan suatu perindustrian tentu akan membuat industri tersebut menjadi lancar dan mempu berkembang di masa depan. Jika suatu negara kelebihan tenaga kerja, maka salah satu solusi yang baik adalah mengirim tenaga kerja ke luar negeri menjadi tenaga kerja asing.
3) Bahan Mentah atau Bahan Baku
Bahan baku adalah salah satu unsur penting yang sangat mempengaruhi kegiatan produksi suatu industri. Tanpa bahan baku yang cukup maka proses produksi dapat terhambat dan bahakan terhenti. Untuk itu pasokan bahan mentah yang cukup baik dari dalam maupun luar negeri / impor dapat melancarkan dam mempercepat perkembangan suatu industri.
7. Sebutkan dan jelaskan tiga indikator dalam pembangunan
ekonomi!
Jawab: 1) Indikator Moneter
Jawab: 1) Indikator Moneter
Indikator ini
berkaitan dengan uang. Uang disini berupa tingkat income yang diterima oleh
masyarakat. Dalam indikator moneter, ada beberapa indikator yang dapat diukur
yaitu Pendapatan Per Kapita
2) Indikator Non-Moneter
Indikator ini merupakan indicator yang diambil dari beberapa hal pokok yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat. Sama halnya dengan indicator sebelumnya, Indikator memiliki beberapa macam-macam sub- Indikator. Berikut ini adalah uraiannya.
a. Indikator Sosial
b. Indeks Kualitas Hidup dan Indeks Pembangunan Manusia
3) Indikator Campuran
1. Pendidikan
2. Kesehatan
3. Perumahan
4. Ekonomi
5. Kriminalitas
8. Sebutkan ciri-ciri utama perekonomian Indonesia!
Jawab:.a. Manusia dipandang secara utuh, bukan semata - mata makhluk ekonomi tetapi juga makhluk sosial.
b. Peranan dominan koperasi bersama dengan perusahaan negara dan perusahaan swasta. Semua bentuk badan usaha didasarkan pada asas kekeluargaan dan prinsip hamoni
c. Adanya kehendak sosial yang kuat ke arah agalitarianisme atau kemerataan sosial.
d. Prioritas utama terhadap terciptanya suatu perekonomian nasional yang tangguh.
e. Pengandalan pada sistem desentralisasi dalam pelaksanaan kegiatan-kegiatan ekonomi diimbangi
dengan perencanaan yang kuat sebagai pemberi arah bagi perkembangan ekonomi.
9. Sebutkan dan jelaskan kebijakan pemerintah dalam mengatasi krisis ekonomi!
Jawab: 1. Kebijakan dibidang ekonomi, bersifat makro dan mikro. Dikatakan bersifat makro mencakup langkah-langkah : pemberian bantuan dana talangan kepada lembaga perbankan dalam rangka mengimbangi tingkat kecukupan modal, dan mempertahankan bank-bank yang masih dapat diselamatkan. Kebijakan yang bersifat struktural, antara lain : fisikal, moneter, pengelolaan, dan melakukan restrukturisasi utang luar negeri.
2. Kebijakan dibidang pembaharuan aturan hukum (reformasi hukum),dilakukan melalui penggantian dan atau pembaharuan aturan hukum yang telah ada, terutama UU yang mempunyai hubungan langsung dengan pembangunan ekonomi kerakyataan, seperti : UU Perseroan Terbatas, PMA/PMDN, UU Perbankan, Niaga, HAKI, dsb.
10. "Mendapatkan keuntungan atau laba dengan maksimal dengan biaya atau usaha yang minimal" Menurut anda pernyatan ini benar atau salah? Jelaskan!
Jawab: Menurut saya benar, karena setiap orang yang membuka suatu usaha menginkan hal tersebut atau menginginkan pemasukan atau laba yang tinggi daripada modal yang dikeluarkan.
2) Indikator Non-Moneter
Indikator ini merupakan indicator yang diambil dari beberapa hal pokok yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat. Sama halnya dengan indicator sebelumnya, Indikator memiliki beberapa macam-macam sub- Indikator. Berikut ini adalah uraiannya.
a. Indikator Sosial
b. Indeks Kualitas Hidup dan Indeks Pembangunan Manusia
3) Indikator Campuran
1. Pendidikan
2. Kesehatan
3. Perumahan
4. Ekonomi
5. Kriminalitas
8. Sebutkan ciri-ciri utama perekonomian Indonesia!
Jawab:.a. Manusia dipandang secara utuh, bukan semata - mata makhluk ekonomi tetapi juga makhluk sosial.
b. Peranan dominan koperasi bersama dengan perusahaan negara dan perusahaan swasta. Semua bentuk badan usaha didasarkan pada asas kekeluargaan dan prinsip hamoni
c. Adanya kehendak sosial yang kuat ke arah agalitarianisme atau kemerataan sosial.
d. Prioritas utama terhadap terciptanya suatu perekonomian nasional yang tangguh.
e. Pengandalan pada sistem desentralisasi dalam pelaksanaan kegiatan-kegiatan ekonomi diimbangi
dengan perencanaan yang kuat sebagai pemberi arah bagi perkembangan ekonomi.
9. Sebutkan dan jelaskan kebijakan pemerintah dalam mengatasi krisis ekonomi!
Jawab: 1. Kebijakan dibidang ekonomi, bersifat makro dan mikro. Dikatakan bersifat makro mencakup langkah-langkah : pemberian bantuan dana talangan kepada lembaga perbankan dalam rangka mengimbangi tingkat kecukupan modal, dan mempertahankan bank-bank yang masih dapat diselamatkan. Kebijakan yang bersifat struktural, antara lain : fisikal, moneter, pengelolaan, dan melakukan restrukturisasi utang luar negeri.
2. Kebijakan dibidang pembaharuan aturan hukum (reformasi hukum),dilakukan melalui penggantian dan atau pembaharuan aturan hukum yang telah ada, terutama UU yang mempunyai hubungan langsung dengan pembangunan ekonomi kerakyataan, seperti : UU Perseroan Terbatas, PMA/PMDN, UU Perbankan, Niaga, HAKI, dsb.
10. "Mendapatkan keuntungan atau laba dengan maksimal dengan biaya atau usaha yang minimal" Menurut anda pernyatan ini benar atau salah? Jelaskan!
Jawab: Menurut saya benar, karena setiap orang yang membuka suatu usaha menginkan hal tersebut atau menginginkan pemasukan atau laba yang tinggi daripada modal yang dikeluarkan.