Pengertian kewirausahaan
Kewirausahaan adalah kemampuan seorang manajer
resiko (risk manager) dalam mengoptimalkan segala sumber daya yang ada,
baik itu materil, intelektual, waktu, dan kemampuan kretivitasnya untuk
menghasilkan suatu produk atau usaha yang berguna bagi dirinya dan bagi orang
lain. Pengertian kewirausahaan menurut beberapa ahli adalah sebagai berikut:
a.
Menurut Robert D.Hisrich, kewirausahaan adalah proses
kreatif untuk menciptakan sesuatu yang bernilai lebih tinggi dengan
mengoptimalkan segala daya upaya, seperti mencurahkan waktu, dana,
psikologis, dan penerimaan penghargaan atas kepuasan seseorang.
b.
Menurut Peter F.Drucker , kewirausahaan adalah
kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda.
c.
Menurut Stephen Robins, kewirausahaan adalah proses
mengejar berbagai peluang untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan melalui
inovasi.
d.
Menurut Salim Siagian, kewirausahaan adalah semangat,
prilaku dan kemampuan memberikan respon positif kepada peluang untuk
mendapatkan keuntungan bagi diri sendiri dan pelayanan yang lebih baik kepada
pelanggan/masyarakat, serta menciptakan dan menyediakan produk yang lebih
bermanfaat dengan menerapkan cara kerja yang lebih efesien dan efektif, melalui
keberanian mengambil resiko, kreatifitas, inovasi dan kemampuan manajemen.
Tahap-tahap Kewirausahaan
Secara umum tahap-tahap melakukan wirausaha :
1.
Tahap memulai, tahap di mana
seseorang yang berniat untuk melakukan usaha mempersiapkan segala sesuatu yang
diperlukan, diawali dengan melihat peluang usaha baru yang mungkin apakah
membuka usaha baru, melakukan akuisisi, atau melakukan franchising. Juga memilih
jenis usaha yang akan dilakukan apakah di bidang pertanian, industri /
manufaktur / produksi atau jasa.
2.
Tahap melaksanakan usaha atau
diringkas dengan tahap "jalan", tahap ini seorang wirausahawan
mengelola berbagai aspek yang terkait dengan usahanya, mencakup aspek-aspek :
pembiayaan, SDM, kepemilikan, organisasi, kepemimpinan yang meliputi bagaimana
mengambil resiko dan mengambil keputusan, pemasaran, dan melakukan evaluasi.
3.
Mempertahankan usaha, tahap di mana
wirausahawan berdasarkan hasil yang telah dicapai melakukan analisis
perkembangan yang dicapai untuk ditindaklanjuti sesuai dengan kondisi yang
dihadapi
4.
Mengembangkan usaha, tahap di mana
jika hasil yang diperoleh tergolong positif atau mengalami perkembangan atau
dapat bertahan maka perluasan usaha menjadi salah satu pilihan yang mungkin
diambil.
Sifat seorang wirausaha
Untuk dapat mencapai
tujuan yang diharapkan, maka setiap orang memerlukan ciri-ciri dan juga
memiliki sifat-sifat dalam kewirausahaan. Ciri-ciri seorang wirausaha adalah:
§ Percaya diri
§ Berorientasikan tugas
dan hasil
§ Berani mengambil
risiko
§ Kepemimpinan
§ Keorisinilan
§ Berorientasi ke masa
depan
§ Jujur dan tekun
§ Memiliki sifat
keyakinan, kemandirian, individualitas, optimisme.
§ Selalu berusaha
untuk berprestasi, berorientasi pada laba, memiliki ketekunan dan ketabahan,
memiliki tekad yang kuat, suka bekerja keras, energik dan memiliki inisiatif.
§ Memiliki kemampuan
mengambil risiko dan suka pada tantangan.
§ Bertingkah laku
sebagai pemimpin, dapat bergaul dengan orang lain dan suka terhadap saran dan
kritik yang membangun.
§ Memiliki inovasi dan
kreativitas tinggi, fleksibel, serba bisa dan memiliki jaringan bisnis yang
luas.
§ Memiliki persepsi
dan cara pandang yang berorientasi pada masa depan.
§ Memiliki keyakinan
bahwa hidup itu sama dengan kerja keras.
Manfaat Kewirausahaan
Thomas W Zimmerer et
al. (2005) merumuskan manfaat kewirausahaan adalah sebagai berikut:
1. Memberi
peluang dan kebebasan untuk mengendalikan nasib sendiri memiliki usaha sendiri
akan memberikan kebebasan dan peluang bagi pebisnis untuk mencapai tujuan
hidupnya. Pebisnis akan mencoba memenangkan hidup mereka dan memungkinkan
mereka untuk memanfaatkan bisnisnya guna untuk untuk mewujudkan cita-citanya.
2. Memberi
peluang melakukan perubahan
Semakin banyak
bisnis yang memulai usahanya karena mereka dapat menagkap peluang untuk
melakukan berbagai perubahan yang menurut mereka sangat penting. Mungkin berupa
penyediaan perumahan sederhana yang sehat dan layak pakai, dan mendirikan daur
ulang limbah untuk melestarikan sumber daya alam yang terbatas, pebisnis kini
menemukan cara untuk mengombinasikan wujud kepedulian mereka terhadap berbagai
masalah ekonomi dengan sosial dengan harapan untuk menjalani hidup yang lebih
baik.
3. Memberi
peluang untuk mencapai potensi diri sepenuhnya
Banyak orang
menyadari bahwa bekerja di suatu perusahaan seringkali membosanka, kurang
menantang dan tidak ada daya tarik. Hal ini tentu tidak berlaku bagi seorang
wirausahawan, bagi mereka tidak banyak perbedaan antara bekerja atau
menyalurkan hobi atau bermain, keduanya sama saja. Bisnis-bisnis yang dimiliki
oleh wirausahawan merupakan alat untuk menyatakan aktualisasidiri. Keberhasilan
mereka adalah suatu hal yang ditentukan oleh kreativitas, antusias, inovasi,
dan visi mereka sendiri. Memiliki usaha atau perusahaan sendiri memberikan
kekuasaan kepada mereka, kebangkitan spiritual dan mampu mengikuti minat atau
hobinya sendiri.
4. Memiliki
peluang untruk meraih keuntungan
Walaupun pada tahap
awal uang bukan daya tarik utama bagi wirausahawan, keuntungan berwirausahawan
merupakan faktor motivasi yang penting untuk mendirikan usaha sendiri,
kebanyakan pebisnis tidak ingin menjadi kaya raya, tetapi kebanyakan diantara
mereka yang menang menjadi berkecukupan. Hampir 75% yang termasuk dalam daftar
orang terkaya (Majalah Forbes) merupakan wirausahawan generasi pertama.
Menurut hasil penelitian, Thomas stanley dan William Danko, pemilik perusahaan
sendiri mencapai 2/3dari jutawan Amerika serika. “Orang-orang yang bekerja memiliki
perusahaan sendiri empat kali lebih besar untuk menjadi jutawan daripada
orang-orang yang bekerja untuk orang lain (karyawan perusahaan lain).
5. Memiliki
peluang untuk berperan aktif dalam masyarakan dan mendapatkan pengakuan atas
usahanya
Pengusaha atau
pemilik usaha kecil seringkali merupakan warga masyarakat yang paling dihormati
dan dipercaya. Kesepakatan bisnis berdasarkan kepercayaan dan saling merhormati
adalah ciri pengusaha kecil.Pemilik menyukai kepercayaan dan pengakuan yang
diterima dari pelanggan yang telah dilayani dengan setia selam bertahun-tahun.
Peran penting yang dimainkan dalam sistem bisnis dilingkungan setempat serta
kesadaran bahwa kerja memilki dampak nyata dalam melancarkan fungsi sosial dan
ekonomi nasional adalah merupakan imbalan bagi manajer perusaan kecil.
6. Memiliki
peluang untuk melakukan sesuatu yang disukai dan menumbuhkan rasa senang dalam
mengerjakan
Hal yang didasarkan
oleh pengusaha kecil atau pemilik perusahaan kecil adalah bahwa kegiatan usaha
mereka sesungguhnya bukan kerja. Kebanyakan kewierausahawan yang berhasil
memilih masuk dalam bisnis tertententu, sebab mereka tertarik dan mrenyukai
pekerjaan tersebut. Mereka menyalurkan hobi atau kegemaran mereka menjadi
pekerjaan mereka dan mereka senang bahwa mereka melakukannya.
Prinsip Kewirausahaan
Prinsip-Prinsip
kewirausahaan yang paling penting adalah Berani atau keluar dari Rasa takut
akan gagal.makna berani disini adalah tindakan dimana kita harus bisa mengambil
sikap atas peluang-peluang yang muncul dalam hidup ini terutama peluang untuk
mendirikan usaha.Seorang wirausahawan tidak mengenal tingkat pendidikan tapi
mengenal pada tingkat seseorang berani mengambil Resiko.Walaupun pendidikan itu
penting tapi perannya disini justru adalah pada tingkatan keberanian akan usaha
yang akan kita buat.Pendidikan disini berguna pada tingkat keahlian dari bidang
usaha yang akan kita dirikan tapi hal tersebut bukan lah jadi prinsip dasar
dalam membangung usaha tapi keberanian kita lah yang dapat menjadi prinsip
dasar dalam membangun usaha.
Disamping
itu untuk menjadi wirausahawan kita juga dituntut untuk berfikir optimis atas
peluang dan segala usaha yang kita lakukan,karena dengan begitu semangat dan
kemauan yang keras juga ketekunan kita akan menciptakan usaha kita yang maju
dan terus berkembang.Juga disamping itu kita harus berfikir alternatif dimana
dengan berfikir alternatif kita menciptakan suatu Ide dan strategy dari dan
atas usaha yang akan kita lakukan untuk usaha kita.
Fungsi Wirausaha
Pada
dasarnya manusia membutuhkan makan, minum, pakaian, dan sebagainya. Kebutuhan
itu akan semakin meningkat seiring dengan kemajuan zaman yang menuntun manusia
untuk melakukan kegiatan konsumtif. Pengangguran yang semakin meningkat kalau
tidak ditanggulangi akan membuat manusia berpotensi ke arah negatif. Oleh
karena itu, dibutuhkan jiwa kewirausahaan bagi setiap manusia sehingga menekan
jumlah pengangguran.
Setiap
Wirausaha memiliki fungsi pokok dan fungsi tambahan sebagai berikut:
1. Fungsi
pokok wirausaha yaitu:
a)
Membuat
keputusan-keputusan penting dan mengambil resiko tentang tujuan dan sasaran
perusahaan.
b)
Memutuskan
tujuan dan sasaran perusahaan.
c)
Menetapkan
bidang usaha dan pasar yang akan dilayani.
d)
Menghitung
skala usaha yang diinginkannya.
e)
Menentukan
modal yang diinginkan (modal sendiri atau modal dari luar).
f)
Memilih
dan menetapkan kreteria pegawai/karyawan dan memotivasinya.
g)
Mengendalikan
secara efektif dan efesien.
h)
Mencari
dan menciptakan cara baru.
i) Mencari
terobosan baru dalam mendapatkan masukan atau input serta mengelolahnya menjadi barang atau jasa
yang menarik.
j) Memasarkan
barang dan jasa tersebut untuk memuaskan pelanggan dan sekaligus dapat memperoleh dan mempertahankan
keuntungan maksimal.
Pendapat saya tentang kewirausahaan adalah dapat membuka lapangan pekerjaan bagi seseorang yang menganggur. Bagi
masyarakat, wirausaha merupakan alternatif yang paling mudah untuk para
pegawai perusahaan yang terkena PHK, para masyarakat yang kurang mampu,
dalam membuat dan mendapat suatu perkerjaan dari hal yang kecil seperti
berjualan sebagai pedagang asongan hingga usaha yang cukup besar
seperti membuka usaha perternakan, apalagi dengan bantuan pemerintah
berupa bantuan dana lewat program pengembangan UKM bagi masrayakat yang
kurang mampu. Wirausaha juga menjadi alternatif bagi masyarakat lewat
modal yang mereka miliki membangun sauatu usaha yang akan membantu
mereka menaikan taraf hidupnya.
Sumber:
direktori.umy.ac.id/uploads/munjiati/.../Tahap%20Kewirausahaan.docx
http://top-studies.blogspot.com/2013/12/materi-asastujuan-dan-manfaat.html#sthash.Fik1AsdU.dpuf
http://novemberscr.blogspot.com/2013/05/kewirausahaan.html
http://yunushadi.blogspot.com/2011/10/pengertian-manfaat-fungsi-dan-prinsip.html
Anoraga, Panji. 2007. Pengantar Bisnis Pengelola
Bisnis Dalam Era Globalisasi. Jakarta: Rineka Cipta